Belajar Wacana Enam Sumber Penyakit Hati Yang Sering Diabaikan, Sadarilah !!

Oleh Himler Usman السلام عليكم ورحمة الله وَبَرَكَاتهُ  بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم Allah Subhanahu...

A+ A-
Oleh Himler Usman

السلام عليكم ورحمة الله وَبَرَكَاتهُ 
بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم


Allah Subhanahu wa ta'aalaa berfirman yang artinya :

Dan janganlah kau iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kau lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang pria ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para perempuan (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”� [An Nisaa’ 32]

Allah Subhanahu wa ta'aalaa berfirman yang artinya :

Orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, disamping kekafirannya yang telah ada dan mereka mati dalam keadaan kafir.”� [QS.At Taubah 125]

Allah Subhanahu wa ta'aalaa berfirman yang artinya :

Janganlah kau berjalan di muka bumi ini dengan sombong, alasannya yaitu bersama-sama kau sekali-kali tidak sanggup menembus bumi dan sekali-kali kau tidak akan hingga setinggi gunung.”� [QS.Al Israa’ 37]

Allah Subhanahu wa ta'aalaa berfirman yang artinya :

Janganlah kau memalingkan mukamu dari insan alasannya yaitu sombong dan janganlah kau berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.”� [Luqman 18]

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda yang artinya : 

Bahwa dalam diri setiap insan terdapat segumpal daging, apabila ia baik maka baik pula seluruh amalnya, dan apabila ia itu rusak maka rusak pula seluruh perbuatannya. Gumpalan daging itu yaitu hati. (HR Imam Al-Bukhari)

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda yang artinya : 

" Waspadalah terhadap hasud (iri dan dengki), bersama-sama hasud mengikis pahala-pahala sebagaimana api memakan kayu" (HR. Abu Dawud)

Sahabat-sahabatku yang dirahmati Allah

Perlu kita ketahui bahwa hati yang sakit itu bersumber dari hal-hal kecil yang sering terabaikan. Hati yang sakit yaitu hati yang senantiasa mencicipi kegundahan, tidak pernah mencicipi nikmatnya kepercayaan dan Islam, sulit tersentuh jikalau mendengar ayat-ayat Allah, tidak takut dosa, malas beribadah, dan tidak pernah merasa bersalah ketika melaksanakan dosa-dosa.

Bisa diibaratkan ketika kita sedang kehausan, namun kita tidak sanggup menelan air untuk pelepas dahaga alasannya yaitu tenggorokan sakit atau terkena infeksi. Sehingga kita tidak sanggup mendapatkan air minum itu dengan nikmat.

Itulah sekilas citra ihwal hati yang sakit. Orang yang hatinya sudah sakit akan selalu menganggap dosa-dosa itu merupakan hal biasa dan dianggapnya sebagai butiran abu yang beterbangan tak terlihat, kecil dan tanpa beban. Sebagai muslim yang selalu haus akan ilmu, tentu akan menjaga semaksimal mungkin biar hatinya selalu higienis dan terjaga.

Adapun pembahasan kali ini, kita akan membahas ihwal sumber-sumber dari penyakit hati itu sendiri. Yupz, mari kita simak selengkapnya berikut ini.

Sumber penyakit hati dalam Islam menurut beberapa keterangan baik dari Al-Qur’an maupun As-Sunnah itu diantaranya:

1. Lemahnya akhlak

Inilah salah satu bab dari timbulnya penyakit hati, yaitu lemahnya akhlak. Seperti apa sih adat dalam Islam? Islam memandang adat sebagai buah dari proses penerapan aqidah.

Akhlak merupakan manifestasi iman, Islam dan Ikhsan sebagai refleksi dari sifat dan jiwa yang secara impulsif dan terjadwal pada diri seseorang sehingga melahirkan sikap yang konsisten dan tidak tergantung pada pertimbangan menurut impian tertentu. 
Semakin besar lengan berkuasa dan mantap keimanan seseorang, semakin taat beribadahnya, maka akan semakin baik pula akhlaknya.

Orang yang akhlaknya lemah, ia akan sering meremehkan dosa kecil sehingga lambat laun tidak ada lagi penyesalan melaksanakan dosa yang biasa dilakukan. 
Sehingga dalam perkembangan berikutnya, ia tidak akan merasa dosa lagi ketika melaksanakan dosa besar.

2. Tidak ada kehati-hatian (ihtiyat)

Yang dimaksud tidak ada ihtiyat atau kehati-hatian disini yaitu selalu memandang remeh barang yang subhat. Ia akan memandang barang subhat itu sama dengan barang yang halal.

3. Terlena dengan kehidupan dunia

Dunia ini fana, namun masih banyak orang yang menganggap bahwa ia akan mencicipi hidup selamanya. Sehingga apa yang ia perhitungkan menurut untung dan rugi menurut ukuran keduniaan, bukan laba dan kerugian utk akhirat.

4. Takut sengsara

Ketakutan akan sengsara ini sangat mayoritas dan Islampun memahaminya. Namun ketakutan yang berlebihan sanggup menjerumuskan orang pada kehidupan yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kekayaan. Takut sengsara menjadikan seseorang berani korupsi, kolusi, menipu, mencuri, dan lain sebagainya.

5. Perasa (kepekaan yang berlebihan)

Seseorang yang terlalu perasa akan gampang tersinggung dan murka serta akan gampang berburuk sangka. Kondisi hati mirip itu akan sangat gampang dihinggapi syetan. Akibatnya emosi tak terkendali dan terjadilah pembunuhan atau tindakan yang menyakiti orang lain.

6. Menyia-nyiakan waktu

Sering kita menyaksikan orang-orang yang menghabiskan waktunya sehari semalam hanya untuk tidur, memikirkan apa yang mau dimakan, main gadget, main game, nonton tv, ngobrol yang tidak bermanfaat dan lain sebagainya. Mereka lupa atau tidak tahu bahwa tujuan hidup itu untuk apa? hanya untuk beribadah. Kita bekerja dan mencari rezeki untuk apa? untuk kelancaran ibadah kita.

Seseorang yang telah menyia-nyiakan waktu berarti ia telah mengorbankan banyak sekali kepentingan untuk bekal di darul abadi nanti. Ia berfikir bahwa “nanti” masih ada kesempatan, kemudian “nanti dan nanti lagi” hingga tidak tahu kapan maut menjemput.

Ibnu Umar mengingatlan dalam riwayat Bukhari: “Jika engkau berada di waktu sore (untuk berbuat kebaikan), maka jangan menunggu waktu pagi. Begitu juga jikalau engkau berada di waktu pagi (untuk berbuat kebaikan) maka jangan menunggu waktu sore (kerjakan ketika itu juga)“.

Untuk menghindari adanya penyakit hati atau hati yang sakit, maka jauhilah perkara-perkara di atas. Karena keenam kasus tersebut merupakan sumber berawalnya penyakit hati.

Semoga goresan pena mengenai Sumber Penyakit Hati Yang Sering Diabaikan sanggup mengingatkan kembali kepada kita bahwa kesehatan dan kebersihan serta kesucian hati haruslah dijaga sebaik mungkin, demi mendapatkan kebahagiaan hakiki dalam rahmah dan ridha Allah Ta'aalaa. Aamiin...



Related

Siraman Rohani 2475252473740832735

Hot in week

Recent

TOP

Adab dalam Islam Adzan Ajian Semar Mesem Ajian Semar Mesem Jarak Jauh Ajian Semar Mesem Jaran Gorang Ajian Semar Mesem Tanpa Puasa Akhir Zaman Akhlak Tasawuf Amalan AMALAN DAN AJIAN Aplikasi Islami Aqiqah AZIMAT Bahasa Indonesia Bisnis Online BULU PERINDU Cara Menggunakan Semar Mesem CARA MUDAH Doa Doa Anak Sholeh Doa Bahasa Arab DOA DAN AMALAN Doa Enteng Rezeki Doa Kehamilan Doa Para Nabi DOA PEMIKAT HATI WANITA Doa Sehari-hari Doa Selamat Doa Sholat Doa Suami Istri Doa Tolak Bala Doa-Doa Doa-doa Khusus Fatwa MUI Fiqih Hadis Pendidikan Hadits Haji Hukum Islam Ibadah Muslim Ilmu Pendidikan Informasi Islam Iqomah Kajian Islam Kata Bijak KEJAWEN Keris Semar Mesem Kesehatan Islami Kewajiban Muslim Kisah Nabi Kisah Para Nabi Kumpulan Do'a Kumpulan Do'a Manajemen Pendidikan Manajemen SDM Pendidikan Islam (Pasca Sarjana) Mantra Semar Mesem Masail Fiqhiyah Masjid Metodologi Penelitian Kuantitatif (Pasca Sarjana) Metodologi Studi Islam (MSI) Motivasi Muslimah Naishaihul Ibad NEW TOP Niat Nuansa Islam PAGAR NUSA Pascasarjana (Metodologi Studi Islam) Pascasarjana (Studi Materi PAI ) pelet PELET AMPUH PENAGKAL PENCAK SILAT Pendidikan Islam Pendidikan Kewarganegaraan PENGASIHAN Pengembangan Kurikulum pengertian PENGLARIS Perbandingan Madzab Pernikahan Islam Psikologi Perkembangan Psikologi Umum Puasa Puisi Qunut RAJAH Ramadhan Renungan Sejarah Islam Sejarah Pendidikan Islam Di Indonesia Sejarah Peradaban Islam Semar Mesem Shalat Shalat Sunat Sholat Sholat Ashar Sholat Dzuhur Sholat Isya Sholat Magrib Sholat Subuh Siraman Rohani Slider Sosial Studi Fiqih Study Materi Aqidah Akhlak Subhanallah Sunat Sunnah Surat Al-Qur'an Tafsir Al Quran Tafsir Al-Qur’an dan Hadits Tarbawi (Pasca Sarjana) Tahukah Kamu? Tanya-Jawab Tasbih Thaharah ULAMA KITA Ulumul Hadits Ulumul Qur'an Umat Muslim Ushul Fiqh Wajib Zakat Zakat - Amal - Sedekah
item