Pengetahuan Islam, Wajib Tahu: Inilah Gejala Hari Tamat Zaman Berdasarkan Hadist Nabi Muhammad Saw
asalbagikan - Nabi Muhammad bersabda bahwa tanda -tanda hari simpulan zaman yang pertama ialah wafatnya Nabi Muhammad. Sekarang, mari kit...

https://kajianamalan.blogspot.com/2019/10/pengetahuan-islam-wajib-tahu-inilah.html
asalbagikan - Nabi Muhammad bersabda bahwa tanda
-tanda hari simpulan zaman yang pertama ialah wafatnya Nabi Muhammad. Sekarang, mari kita bahas gejala lainnya yang disabdakan Nabi Muhammad S.A.W. dalam aneka macam riwayat.
Yang pertama, Nabi Muhammad bersabda bahwa orang-orang Badui yang bertelanjang kaki saling bersaing satu sama lain dalam membangun gedung-gedung tinggi. Coba lihatlah Dubai, Abu Dhabi, Arab Saudi, dan Bahrain. Sekitar 60 tahun yang lalu, orang-orang biasa mengirim uang ke Arab Saudi untuk membantu anak yatim dan madrasah yang ada disana. Sekarang kalian lihat orang-orang Badui ini saling bersaing untuk bisa membangun gedung tertinggi di dunia. Bahkan berdasarkan gosip akan ada enam gedung tertinggi di dunia di Dubai.
Nabi Muhammad S.A.W. juga bersabda bahwa masjid akan dihias bagaikan istana.Meskipun Nabi S.A.W. memerintahkan kesederhanaan dalam membangun masjid, namun kenyataannya masjid-masjid pada zaman kini semakin mewah. Orang-orang menghabiskan banyak uang untuk membangun Masjid dengan furnitur mewah.
Beberapa nubuat di atas hanyalah sebagian kecil dari nubuat-nubuat Nabi Muhammad. Masih banyak gejala hari simpulan zaman lainnya, namun alasannya terbatasnya waktu, maka kita tidak bisa membahas semuanya.
Sumber: Lampuislam.org
-tanda hari simpulan zaman yang pertama ialah wafatnya Nabi Muhammad. Sekarang, mari kita bahas gejala lainnya yang disabdakan Nabi Muhammad S.A.W. dalam aneka macam riwayat.
![]() |
Sumber: Google.com |
Nabi bersabda bahwa orang-orang tidak bisa lagi dipercaya sehingga seseorang dengan mudahnya bisa berkata "Saya tahu siapa saja orang yang sanggup saya percaya di kota ini." Tidakkah kalian pikir bahwa hal ini telah terjadi pada zaman sekarang? Orang-orang begitu mudahnya melupakan akad dan berkhianat.
Nabi juga bersabda bahwa makin banyak orang-orang yang dibunuh, bahkan orang yang dibunuh tidak tahu mengapa beliau dibunuh sedangkan orang yang membunuh tidak tahu mengapa beliau melaksanakan pembunuhan. Saya pikir ini menggambarkan kondisi di beberapa kota di dunia ketika ini, dimana sering terjadi baku tembak. Orang-orang tidak tahu mengapa beliau ditembak. Bahkan orang-orang menembaki orang lain hanya untuk merasa pahlawan atau bersenang-senang. Sering terjadi pembantaian akhir-akhir ini yang mengakibatkan perempuan dan belum dewasa ikut terbunuh.
Nabi juga bersabda bahwa orang-orang semakin sering mempraktekkan riba. Bahkan nabi bersabda sampai-sampai tak seorang pun akan bisa melarikan diri dari riba. Semua orang akan terjerat oleh riba. Dan memang inilah kenyataan perekonomian dunia ketika ini. Seluruh ekonomi dunia dipengaruhi dan dikendalikan oleh bank yang mengambil bunga. Meskipun mengambil bunga dalam Islam sangat dilarang, bahkan dalam Kekristenan hingga kala ke-16 atau 17 juga dilarang, tapi hingga ketika ini, riba mengontrol ekonomi dunia dan tidak ada yang sanggup melarikan diri darinya sebagaimana yang disabdakan Nabi Muhammad 1.400 tahun yang lalu.
Nabi juga bersabda bahwa semakin banyak orang-orang yang sanggup membaca dan menulis, namun bekerjsama ilmu mereka tidak ada. Bukankah ini sudah menjadi kenyataan? Semakin banyak orang sanggup membaca, namun apa yang kita baca hanyalah gosip sampah, tabloid gosip, dan lain-lain. Dan ilmu agama semakin ditinggalkan.
Dan inilah yang disabdakan Nabi S.A.W. bahwa ilmu agama akan ditinggalkan bukan alasannya hilangnya buku-buku agama. Buku-buku agama bertebaran tetapi para ulama telah hilang, sehingga hanya orang-orang ndeso yang ada. Dan masyarakat akan meminta orang-orang ndeso untuk berceramah agama sehingga mereka akan menyesatkan orang lain. Nabi bersabda: "Akan semakin banyak para pembicara namun para ulama akan semakin sedikit." Dan memang begitulah kenyataannya pada zaman sekarang. Ada banyak pembicara dan kaum intelektual, namun ulama-ulama Islam hanya ada sedikit.
Nabi Muhammad S.A.W. juga bersabda bahwa jumlah alat-alat musik akan semakin meningkat dan umat Muslim akan menghalalkannya meskipun alat-alat musik bekerjsama diharamkan. Lihatlah kenyataannya pada zaman sekarang. Hidup umat muslim zaman kini selalu dihiasi dengan musik. Bahkan musik telah menjadi bab dari kehidupan umat muslim. Bahkan ada banyak orang yang menghalalkan bermain musik, meskipun larangannya sangat terang disebutkan dalam Sahih Al-Bukhari.
Nabi Muhammad juga bersabda bahwa korelasi s*ksual pranikah semakin meningkat. Dan memang inilah keadaan dunia ketika ini. Makin banyak poster-poster di jalan dengan gambar-gambar yang tidak senonoh. Bahkan masyarakat tradisional yang biasanya menjunjung moral yang tinggi telah terpengaruh dengan hal ini. Misalnya di negara kita sendiri, s*ks pranikah semakin meningkat disini. Bahkan di negara-negara Muslim, hal-hal berbau pornografi juga semakin meningkat.
Nabi Muhammad juga bersabda bahwa akan muncul suatu penyakit yang belum pernah ada sebelumnya. Bukankah penyakit itu sudah muncul sekarang? Penyakit A.I.D.S. sebelumnya belum pernah ada. Penyakit ini gres saja ada sehabis orang-orang sering terlibat dalam korelasi s*ksual yang diharamkan.
Nabi bersabda bahwa perempuan berpakaian menyerupai orang yang telanjang. Coba kita lihat pakaian wanita-wanita pada zaman sekarang. Pakaian mereka begitu ketat, mengatakan setiap lekuk tubuh. Sedangkan pakaian menyerupai ini tidak ada di zaman Nabi Muhammad.
Nabi Muhammad juga bersabda bahwa orang paling tercela dan paling ndeso akan menjadi pemimpin. Dan kalau kita melihat beberapa pemimpin dunia ketika ini, bahkan di beberapa negara adikuasa sepertinya hal ini telah terjadi persis menyerupai sabda Nabi Muhammad.
Nabi Muhammad juga menyebutkan bahwa seorang laki-laki lebih patuh pada istrinya dan tidak patuh kepada ibunya, dan ini sangat bertentangan dengan pemikiran Islam. Dia lebih mendengarkan teman-temannya daripada mendengarkan ayahnya.
Nabi Muhammad juga bersabda bahwa para laki-laki akan menggunakan emas dan sutra dan mereka menghalalkannya. Padahal Nabi Muhammad mengharamkannya.
Nabi Muhammad juga bernubuat bahwa orang-orang akan meninggalkan agama Islam hanya untuk kepentingan duniawi. Berpegang teguh pada agama bagaikan memegang dua bara panas. Ini berarti iman mereka sangat-sangat lemah.
Sumber: Lampuislam.org